CARA MENCANKOK POHON
MANGGA

Oleh:
MOHAMAD FAJAR SYAHRONI
(16)
SMA INSAN CENDEKIA
MANDIRI
BOARDING
SCHOOL
2017
A.
Pertanyaan
Penting
1.
Bagaimana cara mencangkok pohon mangga?
B.
Pertanyaan
spesifik
1.
Apa yang dimaksud dengan teknik mencankok?
2.
Apa kelebihan dari teknik
mencangkok?
3.
Apa kekurangan dari
teknik mencangkok?
4.
Bagaimana prosedure
pencankokan pohon mangga?
C.
Sumber Belajar?
1.
Alamat
web:http://cangkoktanaman.blogspot.co.id/2013/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html
2.
Alamat web: http://www.lintangsore.com/2016/11/cara-mencangkok-pohon-mangga.htmlHasil
kajian
1. DEVINISI CANGKOK
Cangkok adalah cara perkembangbiakan
pada tumbuhan dengan menanam batang atau dahan diusahakan berakar
terlebih dahulu sebelum di potong dan di tanam di tempat lain. Tidak semua
tumbuhan bisa di cangkok. Tumbuhan yang bisa di cangkok hanyalah tumbuhan
dikotil dan tumbuhan biji terbuka.
2. KELEBIHAN DARI
TEKNIK MENCANGKOK
ü Mendapatkan tanaman buah yang berproduksi lebih cepat
dibandingkan dengan mengembangbiakkan melalui biji.
ü Mutu buah hasil pencangkokan umumnya berkualitas mirip
dengan indukan, bahkan bisa lebih baik daripada tanaman induknya.
ü Memperoleh keturunan/bibit tanaman yang banyak dalam
waktu yang relatif cepat (± 1 bulan).
ü Tingkat keberhasilannya tinggi dibanding model
perkembangbiakan vegetatif yang lain semisal stek, sambung pucuk, atau menempel
tunas.
3. KEKURANGAN DARI
MENCANGKOK
Ø Pohon yang diperoleh dari hasil cangkokan cenderung
rapuh karena hanya memiliki akar serabut tanpa akar tunggang.
Ø Memiliki produksi buah yang kurang genjah jika
dibandingkan produktifitas pohon induknya.
Ø Tanaman hasil cangkokan tidak begitu tahan terhadap
kekeringan
Ø Tajuk pada pohon induk menjadi rusak karena banyak
cabang yang dipotong
Ø Dalam satu pohon induk hanya bisa mencangkok beberapa
batang saja, sehingga perbanyakannya tidak bisa menghasilkan bibit tanaman
dalam jumlah banyak.
4. PROSEDURE PEMBUATAN
Bahan
dan alat untuk mencangkok
- Pisau
dapur. Pilih yang tajam dan tidak berkarat.
- Tali (bisa
tali plastik atau Tali bambu)
- Plastik
transparan atau sabut kelapa untuk menutup cangkokan.
- Tanah.
Usahakan yang cenderung lembab dan subur. Bisa juga mencampurkan kotoran
ayam kering ke dalam media tanah pembungkus.
- Pohon
mangga, kelengkeng atau pohon jambu air yang diameter batangnya kurang
lebih 3 cm
Memilih tanaman dan batang/cabang yang hendak dicangkok
- Pastikan
pohon mangga yang akan dicangkok adalah jenis tanaman yang mempunyai
kualitas buah yang baik.
- Usahakan
untuk memilih batang/cabang pohon mangga yang pada posisi tidak ternaung,
atau berada pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari, untuk
memastikan aktivitas fotosintesis pohon mangga berjalan lancar, sekaligus
juga dapat merangsang pertumbuhan akar pada batang/cabang pohon mangga
yang dicangkok.
- Pilih
dahan/ranting pohon mangga yang akan dicangkok menurut pengamatan anda
yang paling bagus dan sehat serta berukuran tidak terlalu besar, kurang
lebih sebesar jempol tangan. Usahakan cari ranting yang paling manis, dan
banyak buahnya.
- Beri jarak
kurang lebih sekitar 10 cm dari batang pohon mangga.
![]() |
|
cara mencangkok mangga
|
Cara
mencangkok Pohon mangga yang benar
-
Ranting pohon mangga dikerat dan dikupas kulit kayunya ± sepanjang 5 cm tanpa
menyisakan sedikitpun kulit,
- Kerok dengan pisau di sekelilingnya agar kambiumnya benar-benar hilang.
- Raba bagian yang dikerok tadi, jika masih terasa licin, kerok lagi sampai benar-benar kesat dan nampak kayunya.
- Oleskan bawang merah, karena bawang merah mengandung zat perangsang akar alami. (opsional)
- Biarkan dulu minimal 1 hari agar luka keratan dan kerokan tadi kering dan pulih, dan tahan terhadap penyakit atau jamur. Tetapi andai dikerjakan saat itu juga sampai tuntas, juga gak apa-apa.
- Pastikan kambium pada batang pohon mangga telah hilang seluruhnya sebelum hendak dicangkok dan dibungkus dengan tanah. Hal ini cukup penting supaya hasil cangkokan nantinya dapat tumbuh optimal.
- Pada bagian bawah keratan (yang dekat dengan pangkal batang pohon mangga) ikatlah kantong plastik / sabut pembungkus tadi dengan tali, lalu isi dengan media tanah secukupnya ke dalam kantong / sabut pembungkus.
- Setelah terisi dengan media tanah, ikat bagian atas kantong / sabut dengan tali sehingga menyerupai kapsul. Usahakan keratan bagian atas berada pada posisi di tengah-tengah bungkusan, agar nanti ketika tumbuh akar berada pada bagian yang lebar dan banyak tanahnya.
- Pastikan pula bahwa ventilasi antara lingkungan luar dan media tanam (tanah) sebanding, dengan memberi lubang-lubang kecil yang banyak pada plastik pembungkus tanah cangkok.
- Untuk mempercepat pertumbuhan akar pada batang cangkok, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur, jangan sampai tanaman yang dicangkok mengalami kekeringan pada media tanahnya karena tidak pernah disiram.
- Akar akan tumbuh pada batang/cabang pohon mangga yang dikupas dan ditutupi dengan tanah yang subur setelah usia cangkokan sekitar satu-dua bulan. Biasanya sudah bisa dilihat dari luar, tapi bisa juga membuka plastik pembungkusnya untuk memastikan tumbuh tidaknya akar. Setelah dirasa akar cangkokan tersebut telah cukup, potong hasil cangkokan dan segera tanam di tanah yang gembur dan subur atau bisa juga dimasukkan ke dalam polibag.
- Kerok dengan pisau di sekelilingnya agar kambiumnya benar-benar hilang.
- Raba bagian yang dikerok tadi, jika masih terasa licin, kerok lagi sampai benar-benar kesat dan nampak kayunya.
- Oleskan bawang merah, karena bawang merah mengandung zat perangsang akar alami. (opsional)
- Biarkan dulu minimal 1 hari agar luka keratan dan kerokan tadi kering dan pulih, dan tahan terhadap penyakit atau jamur. Tetapi andai dikerjakan saat itu juga sampai tuntas, juga gak apa-apa.
- Pastikan kambium pada batang pohon mangga telah hilang seluruhnya sebelum hendak dicangkok dan dibungkus dengan tanah. Hal ini cukup penting supaya hasil cangkokan nantinya dapat tumbuh optimal.
- Pada bagian bawah keratan (yang dekat dengan pangkal batang pohon mangga) ikatlah kantong plastik / sabut pembungkus tadi dengan tali, lalu isi dengan media tanah secukupnya ke dalam kantong / sabut pembungkus.
- Setelah terisi dengan media tanah, ikat bagian atas kantong / sabut dengan tali sehingga menyerupai kapsul. Usahakan keratan bagian atas berada pada posisi di tengah-tengah bungkusan, agar nanti ketika tumbuh akar berada pada bagian yang lebar dan banyak tanahnya.
- Pastikan pula bahwa ventilasi antara lingkungan luar dan media tanam (tanah) sebanding, dengan memberi lubang-lubang kecil yang banyak pada plastik pembungkus tanah cangkok.
- Untuk mempercepat pertumbuhan akar pada batang cangkok, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur, jangan sampai tanaman yang dicangkok mengalami kekeringan pada media tanahnya karena tidak pernah disiram.
- Akar akan tumbuh pada batang/cabang pohon mangga yang dikupas dan ditutupi dengan tanah yang subur setelah usia cangkokan sekitar satu-dua bulan. Biasanya sudah bisa dilihat dari luar, tapi bisa juga membuka plastik pembungkusnya untuk memastikan tumbuh tidaknya akar. Setelah dirasa akar cangkokan tersebut telah cukup, potong hasil cangkokan dan segera tanam di tanah yang gembur dan subur atau bisa juga dimasukkan ke dalam polibag.
E. KESIMPULAN
Cangkok adalah cara perkembangbiakan pada tumbuhan dengan menanam batang atau dahan diusahakan berakar
terlebih dahulu sebelum di potong dan di tanam di tempat lain. Tidak semua
tumbuhan bisa di cangkok. Tumbuhan yang bisa di cangkok hanyalah tumbuhan
dikotil dan tumbuhan biji terbukaTeknik
mencangkok pun juga amempunyai kelebihan dan kekutangannya masind-maasing
kelebihannya salah satunya adalah mendapatkan
tanaman buah yang berproduksi lebih cepat dibandingkan dengan mengembangbiakkan
melalui biji, sedangkan kekurangannya salah satunya adalah pohon yang diperoleh
dari hasil cangkokan cenderung rapuh karena hanya memiliki akar serabut tanpa
akar tunggang, dan dalam mencangkok juga harus sesuai dengan prosedure seperti
yaang telah dijelaskan diatas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar