CARA MEMBUAT
KOMPOSTER DARI EMBER BEKAS

Oleh:
MOHAMAD FAJAR SYAHRONI
(16)
SMA INSAN CENDEKIA
MANDIRI
BOARDING
SCHOOL
2017
A.
Pertanyaan
Penting
1.
Bagaimana cara membuat komposter dari ember
bekas?
B.
Pertanyaan
spesifik
1.
Apa yang dimaksud dengan komposter?
2.
Apa kelebihan dari komposter?
3.
Bagaimana cara membuat
komposter dari ember bekas?
4.
Apa yang perlu
diperhatikan dari penggunaan komposter sari barang bekas?
C.
Sumber Belajar?
1.
Alamat web: https://bamruno.wordpress.com/2014/01/13/cara-membuat-komposter-sederhana-2/
2.
Alamat web: http://novrizalfami.blogspot.co.id/2012/05/manfaat-pengomposan.html
1.
DEVINISI KOMPOSTER
Komposter merupakan suatu alat yang digunakan
untuk membuat pupuk cair. Komposter dapat berupa tong sampah plastik atau kotak
semen yang biasanya diletakkan di dalam atau di luar ruangan. Secara sederhana,
komposter dapat dibuat sendiri menggunakan tong plastik bekas yang dimodifikasi.
2.
KELEBIHAN DARI KOMPOSTER
Ø
Pengkomposan dapat
mengurangi jumlah sampah sehingga akan mengurangi biaya operasinal pemusnahan
sampah.
Tempat pengumpulan sampah akhir dapat digunakan dalam
waktu yang lebih lama, karena sampah yang dikumpulkan berkurang. Dengan
demikian akan menguragi investasi lahan TPA.
Ø
Pengkomposan
merupakan metode daur ulang yang alamiah dan mengembalikan bahan organik ke
dalam siklus biologis. Kebutuhan energi dan bahan makanan yang diambil tumbuhan
dari dalam tanah dikembalikan lagi ke dalam tanah.
Ø
Mengurangi
pencemaran lingkungan, karena sampah yang dibakar, yang dibuang ke sungai
ataupun yang dikumpulkan di TPA akan berkurang. Ini berarti mengurangi
pencemaran udara maupun air tanah.
Ø
Dapat mebuka lapangan kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran.
Ø
Dapat dijadikan obyek pembelajaran lingkungan baik
bagi masyarakat maupun dunia pendidikan.
3.
CARA MEMBUAT KOMPOSTER DARI EMBER BEKAS
-
Gergaji - Bor
- Meteran - Cutter
- Pensil - Gunting
- Lem paralon
- Meteran - Cutter
- Pensil - Gunting
- Lem paralon
·
Bahan:
— 1 buah tong plastik ukuran 20 liter
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 14 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 10 cm dan diameter 1 inch
— 1 buah pipa paralon dengan panjang 9 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 1 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah sambungan pipa berbentuk T
— 1 buah keran plastik
— Kasa plastik secukupnya
— 1 buah tong plastik ukuran 20 liter
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 14 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 10 cm dan diameter 1 inch
— 1 buah pipa paralon dengan panjang 9 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah pipa paralon dengan panjang 1 cm dan diameter 1 inch
— 2 buah sambungan pipa berbentuk T
— 1 buah keran plastik
— Kasa plastik secukupnya
Prosedure pembuatan:
·
Buat dua lubang di
sisi kanan dan kiri tong menggunakan bor. Untuk tong berukuran 20 liter, lubang
berada di ketinggian 28 cm dari alas tong. Diameter lubang harus sama dengan
diameter pipa paralon. Kedua lubang ini berfungsi sebagai lubang udara.
·
Buat satu lubang lagi
di antara kedua lubang tong yang telah dibuat, posisi lubang ketiga ini harus
lebih rendah dari lubang sebelumnya atau sekitar 10 cm dari alas tong.
·
Untuk pipa,
potong-potong pipa berdiameter 1 inch sesuai ukuran yang diinginkan. Buat
lubang-lubang kecil di badan pipa paralon 14 cm dan pipa paralon 10 cm. Bungkus
badan pipa yang berlubang tersebut dengan kasa plastik, hingga tertutup rapi.
·
Pasang keran plastik
ke dalam lubang yang paling bawah (terletak di ketinggian 10 cm dari alas
tong). Selalu gunakan seal yang telah tersedia agar tidak terjadi kebocoran.
Kencangkan ulir keran plastik.
·
Untuk pipa,
sambungkan pipa 9 cm dan kedua pipa 10 cm ke dalam sambungan T. Instalasi ini
tidak perlu diberi perekat atau lem untuk memudahkan pelepasan apabila
sewaktu-waktu terjadi kebocoran.
·
Tempatkan instalasi
tersebut ke dalam komposter dengan salah satu pipa 10 cm mengarah ke lubang
yang telah dipasangi keran plastik. Jadi, pipa 9 cm mengarah ke bawah dan pipa
10 cm lainnya mengarah ke atas.
·
Rangkai instalasi
udara dengan menempatkan kedua pipa 14 cm ke dalam lubang bagian atas (terletak
di ketinggian 28 cm dari alas tong).
·
Pasangkan sambungan T
untuk setiap ujung pipa yang bertemu (antara kedua pipa 14 cm dan pipa 10 cm).
·
Tutup kedua ujung
pipa yang mencuat keluar sekitar 3 cm menggunakan kasa plastik. Potong kasa
plastik membentuk lingkaran dengan diameter sekitar 1 cm lebih panjang dari
diameter pipa.
·
Terakhir, tempelkan
kasa lalu beri lem perekat di sekitar ujung pipa. Atur hingga tertutup rapi
dengan penutup pipa. Gunting bagian kasa yang paling luar.
4. HAL YANG PERLU
DIPERHATIKAN
Komposter skala rumah tangga ini
dirancang dengan bentuk yang praktis untuk diletakkan di dalam ruangan. Namun,
bau tidak sedap dari gas metan yang dihasilkan selama proses pembusukan bisa
mengganggu kenyamanan lingkungan di dalam ruangan atau rumah.Karena itu, satu
lubang udara komposter sebaiknya disambungkan lagi dengan pipa paralon yang
dipasang menuju arah luar ruangan sehingga bau tidak sedap tadi bisa langsung
"terlepas" ke udara bebas.
E. KESIMPULAN
Komposter merupakan suatu alat yang digunakan untuk membuat
pupuk cair. Komposter dapat berupa tong sampah plastik atau kotak semen yang
biasanya diletakkan di dalam atau di luar ruangan. Secara sederhana, komposter
dapat dibuat sendiri menggunakan tong plastik bekas yang dimodifikasi.Komposter memiliki berbagai
macam manfaat salah satunya ialah Pengkomposan
merupakan metode daur ulang yang alamiah dan mengembalikan bahan organik ke
dalam siklus biologis. Kebutuhan energi dan bahan makanan yang diambil tumbuhan
dari dalam tanah dikembalikan lagi ke dalam tanah. Selain itu dalam pembuatan
komposter dari ember bekas ini juga lebih hemat dan praktis untuk dubuat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar